Cara Cek Domain Sebelum Beli: Hindari Domain Bekas Bermasalah

📅 2026-06-26 ✍️ Tim SafeDomain 🏷️ Tutorial

Risiko Beli Domain Bekas Tanpa Cek

Domain bekas bisa jadi investasi bagus — nama pendek, sudah ada usia, mungkin sudah punya backlink. Tapi domain bekas juga bisa jadi bencana jika pemilik lama menggunakannya untuk hal-hal bermasalah.

Risiko terbesar: domain sudah masuk daftar TrustPositif atau diblokir beberapa ISP, tapi penjual tidak memberitahu (atau tidak tahu).

Checklist Cek Domain Sebelum Beli

1. Cek Status Blokir ISP (WAJIB)

Buka safedomain.id/cek-nawala dan masukkan domain. Pastikan hasilnya hijau (aman) di semua ISP:

  • TrustPositif / Komdigi
  • Indihome, Telkomsel, XL, Biznet, Nawala

Jika ada yang merah — hindari beli domain tersebut, atau minta harga sangat murah karena kamu yang harus urus normalisasinya.

2. Cek Riwayat Konten (Wayback Machine)

Buka web.archive.org dan masukkan domain. Lihat konten apa yang pernah ada di domain tersebut di masa lalu. Waspada jika:

  • Pernah dipakai untuk judi online
  • Pernah dipakai untuk konten dewasa
  • Pernah dipakai untuk phishing atau spam

3. Cek Backlink Profile

Gunakan Ahrefs atau SEMrush (trial gratis). Domain dengan banyak backlink spam akan susah naik di Google meski kontennya bagus.

4. Cek Google Index

Ketik site:namadomain.com di Google. Jika tidak ada hasil sama sekali padahal domain sudah lama, kemungkinan domain pernah kena penalty Google.

5. Cek Status di Google Safe Browsing

Buka Google Transparency Report dan cek apakah domain pernah diflagging sebagai malware atau phishing.

Kesimpulan

5 menit due diligence bisa menyelamatkan kamu dari membeli domain yang sudah "rusak". Cek status blokir ISP di SafeDomain adalah langkah pertama yang wajib — gratis dan hasilnya instan.

Pantau Domain Kamu 24/7

Cek gratis dulu tanpa daftar. Mau notifikasi otomatis pas domain diblokir? Baru aktifkan monitoring.

Cek Domain Gratis →
← Lihat semua artikel