Tidak semua blokir domain sama. Ada dua jenis pemblokiran yang perlu dipahami: blokir ISP mandiri dan blokir TrustPositif Komdigi. Keduanya berbeda dalam penyebab, dampak, dan cara mengatasinya.
Blokir TrustPositif Komdigi
Ini adalah pemblokiran yang paling serius. Domain masuk ke database nasional Komdigi dan otomatis diblokir oleh semua ISP di Indonesia secara bersamaan.
- Cakupan: Seluruh Indonesia — semua ISP
- Penyebab: Pelanggaran konten berdasarkan regulasi pemerintah
- Cara atasi: Normalisasi resmi ke Komdigi
- Waktu pulih: 3-14 hari kerja
Blokir ISP Mandiri
Beberapa ISP memiliki daftar blokir tambahan di luar TrustPositif. Domain bisa diblokir oleh satu ISP tapi tidak yang lain.
- Cakupan: Hanya ISP tertentu
- Penyebab: Kebijakan ISP masing-masing, laporan pengguna, atau shared IP bermasalah
- Cara atasi: Hubungi ISP yang bersangkutan atau ganti IP
- Waktu pulih: Lebih cepat, 1-3 hari
Bagaimana Cara Membedakan Keduanya?
Cara termudah adalah menggunakan SafeDomain — sistem ini mengecek domain Anda di TrustPositif dan 5 ISP secara terpisah, sehingga Anda tahu persis:
- Apakah domain masuk TrustPositif (nasional)
- ISP mana saja yang memblokir
- Apakah hanya satu ISP atau sudah menyebar ke semua ISP
💡 Jika domain diblokir di TrustPositif tapi belum di semua ISP, artinya blokir baru saja terjadi dan belum ter-propagasi. Segera ambil tindakan sebelum menyebar ke semua ISP.
Kesimpulan: Mana yang Lebih Berbahaya?
Blokir TrustPositif jauh lebih berbahaya karena berdampak ke semua ISP Indonesia sekaligus. Namun keduanya harus ditangani dengan cepat. Dengan SafeDomain, Anda mendapat peringatan dini untuk kedua jenis blokir — sehingga bisa bertindak sebelum terlambat.